Labels

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Agriculture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agriculture. Tampilkan semua postingan

22 Mei 2009

Durian Itu Enak Ga sich??


Bukan karena saya adalah penggemar durian hingga akhirnya memutuskan untuk memposting tulisan ini. Jujur, selama ini saya mencicipi durian hanya sedikitt..benar-benar sedikit. Dan itu pun hanya 2 kali. Ketika saya kelas 2 SD dan 3 SMP. Selebihnya, saya tidak pernah menyentuh buah yang terkenal akan bau dan rasanya yang khas ini. Bukan juga karena dulu ketika masa ospek mahasiswa, saya menjadi ketua dari kelompok "durian".
Iseng buka buku yang berjudul "Nabi Saja Suka Buah" karangan dr.Sunardi....

Dijelaskan beberapa khasiat durian bagi kesehatan :
a. Buah durian mengandung gula, vitamin C, potassium dan asam amino serotoninergic tryptophan yang tinggi. Durian merupakan sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang baik.

b. Sumber kalsium yang tinggi.

c. Di Malaysia, daun dan akar durian yang direbus untuk menurunkan panas, dengan cara diletakkan di dahi sebagai kompres.

d. Orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau wanita hamil, disarankan untuk tidak mengkonsumsi buah durian.

e. Kepercayaan sebagian orang di Asia Tenggara bahwa buah durian mempunyai sifat menghangatkan guna menghasilkan keringat berlebih. Cara tradisional untuk mengatasinya adalah dengan menuangkan air pada tempat buah durian yang sudah dimakan kemudian diminum. Cara yang lain adalah makan buah durian bersamaan dengan buah manggis.

f. Orang-orang Jawa percaya bahwa buah durian mempunyai sifat aphrodisiac (yakni mampu meningkatkan gairah seksual)

Beberapa jenis durian yang dapat kita temui di Indonesia :

A. DURIAN MONTHONG atau yang biasa dikenal dengan nama DURIAN BANGKOK

Durian yang jadi incaran penggemar durian.Durian ini berasal dari Thailand. Tanaman Durian monthong merupakan tanaman genjah. Mampu berproduksi pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit asal sambung pucuk. Produksi buahnya cukup banyak. Mampu beradaptasi pada berbagai tempat. Sayangnya, tanaman ini tidak mempunyai ketahanan terhadap penyakit Phytophthora .sp. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir persegi. Durinya besar dan tersusun jarang. Bobot buahnya mampu mencapai 6 kg. Kulitnya tebal dengan warna hij au. juringnya ada 5. Warna daging buah ada yang kuning emas, ada pula yang krem. Dagingnya sangat tebal dengan rasa manis legit dan aroma harum sedang.

B. DURIAN PETRUK

Durian ini berasal dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah, dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat telur terbalik dengan kulit buah tipis (sekitar 3 mm) berwarna hijau kekuningan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya manis sekali. Namun, aromanya tidak begitu tajam dan menyengat. Jumlah pongge per buah antara 5-10 dengan biji sempurna 5-10. Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Berat rata-rata buah antara 1-1,5 kg. Produksi buah berkisar dari 50-150 buah/ pohon/tahun. Durian ini relatif tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

C. DURIAN MERAH


Ada yang pernah mencicipi durian merah? Durian berdaging merah ini merupakan durian liar yang ditemukan di hutan kalimantan. Sama halnya dengan durian lainnya, durian ini mempunyai kulit berduri dan aroma durian yang sangat khas dan menyengat. Yang membuatnya berbeda adalah warna dari daging buahnya yang berwarna merah dan kebanyakan durian ini dikonsumsi oleh burung. Denger2 katanya lebih enak dari Durian biasa lho..

D. DURIAN SUNAN

Durian ini berasal dari daerah Gendol, Boyolali, Jawa Tengah. Karenanya, sering disebut sunan gendol. Bentuk buahnya bulat telur terbalik. Kulit buah berwarna hijau kecokelatan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan susunannya jarang. Kulit buahnya kurang dari 5 mm dan mudah dibelah-belah. Daging buah berwarna krem, sangat tebal, kering berlemak, dan berserat halus. Aromanya harum tajam dan rasanya manis. Jumlah pongge per buah ntara 20-35 buah. Jumlah biji sempurnanya hanya 1-2. Biji berbentuk lonjong dan berukuran kecil. Berat rata-rata buah antara 1,5-2,5 kg. Produktivitas mencapai 200-800 buah/pohon/ tahun. Durian ini mempunyai daya tahan yang baik terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

E. DURIAN SITOKONG

Durian yang telah dilepas sebagai varietas unggul nasional ini berasal dari Ragunan, Pasarminggu, Jakarta. Bentuk buahnya bulat panjang dan berwarna hijau.

F. DURIAN SUKUN

Durian unggul ini berasal dari daerah Gempolan, Karanganyar, Jawa Tengah. Bentuk buahnya bulat panjang dan warnanya kekuningan. Tebal kulit buahnya lebih dari 10 mm. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan tersusun rapat. Daging buahnya berwarna putih kekuningan, sangat tebal, kering berlemak, dan bertekstur lembut. Rasanya manis dengan aroma harum. Jumlah pongge antara 5-15. Hampir semua pongge tersebut penuh dengan daging buah. Jumlah biji sempurnanya rata-rata hanya sebuah. Ukuran bijinya kecil dan bentuknya lonjong. Bobot buahnya mencapai :Z,S3 kg/buah. Produktivitasnya cukup baik, antara 100-300 buah/pohon/tahun. Daya tahannya terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah cukup baik.

G. DURIAN NIAS

H. DURIAN RAJA KUNYIT
Hm....semoga info nya berguna bagi yang senang makan durian... ^^)p
Read More

12 Januari 2009

FieldTrip Manajemen Produksi Tanaman

Sabtu kemarin (10/01) saya bersama teman sekelas mengadakan kunjungan lapang ke berbagai tempat di Jawa Barat. Kunjungan ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan pada mahasiswa agar lebih mengetahui seluk beluk tentang manajemen produksi..


Kunjungan pertama, kami pergi ke daerah Pacet, Cipanas untuk melihat kebun sayur dan pengolahan sayur menjadi sayuran awetan yang akan dipasarkan ke Supermarket.

Ini saat presentasi sedang berlangsung.Pak haji yang kocak membuat kami tertawa tepingkal-pingkal di sela presentasinya. Tapi yang di gambar ini, kami lagi sibuk mendengarkan presentasi beliau.

Ini adalah salah satu produk dari "Kebun Pacet Segar", timun jepang yang sudah diasinkan. Selama materi berlangsung, saya dan teman2 hanya berkomentar "Hm..Memang vitamin nya masih ada ya klo sayurnya diawetkan?" trus ada juga yang berkomentar "Apa ada ibu RT yang mau pakai sayuran begini?" Komentar yang aneh2.. At least, buktinya mereka mampu koq membangun bisnis sayuran awetan sampai sekarang. Itu tandanya, prospek pasar untuk sayuran awetan juga ada ^^)p

Serai wangi yang siap dikemas untuk dikirim ke supermarket :) Jadi inget kucing yang ada di rumah. Klo lagi sakit biasanya makan serai wangi. Dan terbukti serai wangi dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat. Selain itu, juga sebagai penambah devisa negara kalau disuling minyak atsiri nya. Bermanfaat sekali.

Alat-alat yang digunakan dalam prosesing sayuran awetan. Mengingat adanya standar sterilisasi dalam pengolahan makanan, maka saya hanya dapat mengambil gambarnya dari luar saja.

Saya bersama teman2.Maksud hati ingin foto sendiri dengan latar tumpukan wortel dan sayuran lain, eh malah jadi hilang latarnya karena banyak yang nimbrung ikut foto. Ya sudahlah. Foto bareng teman juga asyik.

Sayangnya, karena kondisi yang sedang hujan, kami tidak jadi pergi melihat kebun nya *Hiks..Padahal ingin megang sayuran yang ada di pohon*. Selain itu, melihat jumlah kami yang mencapai 180 orang, maka Pak Haji *pemilik kebun* memilih untuk tidak mengajak kami ke lahan dengan alasan khawatir lahannya rusak *He..iya pasti rusak, Pak*

Kunjungan kedua, kami menuju ke daerah Cianjur. Daerah penghasil pandan wangi yang terkenal enak itu. Dan lagi-lagi..Di sini kami hanya memperoleh penjelasan, tanpa ada kunjungan ke lahan dan pabrik nya *Hiks..* Namun, walau begitu ada banyak informasi penting yang saya dapatkan terkait peredaran pandan wangi di pasaran. Bahwa, banyak petani pemasok beras ke sepermarket mngklaim berasnya adalah pandan wangi Cianjur. Padahal, setelah diperiksa ternyata hanya beras wangi biasa. Pandan wangi itu sendiri merupakan salah satu varietas dari beras wangi yang dikembangkan di Indonesia. Varietas beras wangi lain yang terkenal adalah mentik wangi. Petani Pandan Wangi di Cianjur sempat menyampaikan uneg2 nya. Karena kesalahan petani yang bersikap begitu *mengklaim berasnya adalah pandan wangi, padahal bukan* membuat petani yang benar2 menjual beras pandan wangi jadi menerima kerugian. Hal itu dikarenakan, konsumen jadi tidak percaya lagi. Duh..kasihannya petani kita..

Tak banyak yang bisa saya ambil gambar nya. Hanya ini saja. Contoh dari benih dari varietas Pandan Wangi dan gabah nya *Coba sekalian diajak makan ya..Jadi kan bisa sekalian cicip pandan wangi yang asli..Hoho..berharap sekali*

Setalah sholat Dzuhur dan makan siang, kami kembali bergerak menuju Bandung. Sebuah Perkebunan Kakao kami kunjungi. Sepertinya hanya di sini, saya bisa menghapus kekecewaan saya. Kekecewaan untuk tidak hanya mendengar materi seperti saat kuliah, namun juga mampir melihat pabrik pengolahan dan kebunnya. Yups..Saya mendapatkannya di sini.

Selamat datang di Kebun Panglejar, Afdeling Rajamandala. Maunya foto plang aja, eh malah jadi ikut difoto.

Ini merupakan gambar biji dari buah kakao yang difermentasikan. Bau sekali. Seperti bau tape tapi lebih menyengat.

Yang sedang ada di tangan saya adalah biji kakao yang telah mengalami berbagai proses. Nah, biji yang seperti inilah yang akan dikirim ke luar negeri. Untuk apa? Untuk diproses lebih lanjut menjadi coklat yang bisa dikonsumsi karena di Indonesia belum ada teknologi nya. Jadi, salah satu yan merugikan negara kita adalah ketika kita mengekspor biji kakao yang harganya tidak terlalu mahal, namun kemudian mengimpor coklat yang harganya mahal *Uuh..miris sekali*

Lagi-lagi..Himpunan Mahasiswa Gila Foto..Maksud hati ingin foto buahnya saja, malah jadi rame2. Buah yang ingin difoto, malah jadi tidak terlihat ^^)p

Pokoknya, hari itu walau cape tapi saya senang karena banyak ilmu yang saya dapat. Dan satu pelajaran yang saya dapat dan membuat saya ingin memajukan negara ini adalah ketika saya mengetahui bahwa sebenarnya Indonesia memiliki banyak SDA yang melimpah, hanya saja belum dapat termanfaatkan dengan optimal. Saya berdoa dan berusaha, semoga suatu hari nanti saya dan teman2 dapat membuat negara ini bangga dengan hasil karya kami.
Read More