Labels

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Cat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cat. Tampilkan semua postingan

06 April 2009

KUCING NYA NIA (Eps. 4)

Saya sedang sedih..Oleh karena itu, sedang tidak ingin posting blog. Banyak yang terjadi, dan semua itu membuat saya ingin berhenti sejenak dari ritme rutinitas ini. Hm....apa sebab saya sedih?

Hal itu dikarenakan MICHAN, kucing saya yang baru berusia kurang lebih 2 minggu, mati. Sungguh membuat saya terpukul. Bagai kehilangan seorang teman. Tapi, mungkin itulah yang terbaik bagi michan...
Read More

04 April 2009

KUCING NYA NIA (Eps. 3)

Lalalalalaala...

Michan sudah mulai besar. Alhamdulillah.

Mata nya kian dapat melihat, tubuhnya pun sudah mulai berisi.

Setiap saya keluar menuju teras, pasti michan yang sedang tidur bisa langsung bangun.

Sepertinya sudah ada ikatan batin.

Ibarat anak yang merindukan ibunya. hihihihi...

Sekarang michan semakin pintar bergaya kalau difoto ^^)p







Lucu dan imut kan...
Read More

27 Maret 2009

KUCING NYA NIA (Eps. 2 )

Sudah beberapa hari sejak anak kucing itu ditemukan, akhirnya hari Senin (17/3) saya putuskan untuk memberi nya nama. Bingung milih nama, akhirnya terbesit lah kata "mimi". Awalnya ini karena ibu yang senang bilang "Kucingnya lagi mimi". Nah, karena saya suka menambahkan kata "chan" pada nama-nama teman terdekat, akhirnya saya putuskan untuk memberinya nama "mimi-chan" yang akhirnya disingkat menjadi "michan". Sekarang kucing saya bernama MICHAN.

Tiba-tiba ibu iseng mengambil gambar ketika saya sedang "menyusui" michan... Ternyata michan imut juga ya. Masih kecil sih, coba nanti kalau udah besar. Cara menyusui michan adalah melilitkan kain ke seluruh tubuhnya. Jadi kalau bayi manusia, seperti dibedong gitu. Gunanya sih agar tangan dan kaki nya michan tidak bergerak-gerak (Hihi..saya kejam ga sih?) Toh, michan tetap minum dengan laap dibandingkan jika dia tidak dibedong. Langsug deh mulutnya yang berbunyi "nyot-nyot" sepertinya sudah sangat senang dan rakus menikmati susu nya. Oiya, sekarang susu yang saya gunakan adalah susu sapi murni yang tawar, bukan yang rasa strawberry lagi.



Sayangnya, michan belum bisa melihat. Pun jalannya juga masih "aneh" tidak seperti kucing dewasa. Saya pun bingung, apa perkembangan kucing memang seperti? Atau hanya michan yang seperti itu?





Walaupun michan belum bisa melihat, dia tau banget kalau saya datang. Kalau micahan udah nangis, pasti saya langsung kasih susu dengan dotnya. Michan..michan..i love u s o much.
Read More

KUCING NYA NIA (Eps. 1 )

Menghabiskan waktu di rumah tanpa ada pekerjaan yang berarti rupanya cukup membuat saya bosan. Mau mengerjakan skripsi, tapi tak ada ide. Mau bikin kerajinan tangan lagi, malas nya luar biasa. Jadilah saya melakukan latihan untuk menjadi ibu RT yang baik dengan melakukan semua pekerjaan rumah mulai dari masak, mencuci pakaian, menyapu dan mengepel, membersihkan taman dan memotong rumput serta mencuci perlengkapan dapur, pokoke semuanya saya kerjakan.

Sudah beberapa hari sejak ibu masuk RS (2/3), di plafon dapur terdengar bunyi berisik, saya sih tidak terlalu menghiraukan bunyi itu. Mungkin hanya kucing atau tikus yang sedang main-main. Hingga hari Kamis (13/3) bunyi itu kian jelas, namun kali ini terdengar bunyi anak kucing yang mengeong pada induk nya. ”Hm..ada kucing yang melahirkan rupanya” pikir saya. Terdengar suara ”gedebak-gedebuk” kemungkinan besar sih sang ibu sedang memindahkan anak-anak nya ke tempat yang lebih nyaman.

Namun, beberapa hari berlalu, ada satu ekor anak kucing yang tertinggal. Entah apa karenaa induknya sengaja, lupa akan anak yang satunya, atau malah dia lupa akan jalan masuk ke plafon rumah saya. Bagaimana pun alasan nya, seekor anak kucing itu terus mengeong mencari induk nya karena kehausan.

Pusing karena siang malam mendengar anak kucing yang terus mengeong, ibu memutuskan untuk mengeluarkannya dengan meminta bantuan tukang air yang lewat. Yah....akhirnya, anak kucing itu keluar juga. Sayangnya, dia terus menerus mengeong karena lapar. Saya yang sama sekali belum pernah memelihara kucing bingung harus berbuat apa...



Karena kasihan, akhirnya terpaksa saya rawat deh...Padahal ibu di rumah dah ngomel-ngomel agar saya membuang kucing itu. Tapi yah mau gimana lagi, wong kucingnya juga belum bisa apa-apa, masa harus dibuang.



Hingga akhirnya seorang teman datang ke rumah dan memberikan ide untuk membuatkan dot dari botol bekas obat tetes mata.


Rumah nya pun hanya dari kardus bekas air mineral. Huhu..abis nya ga pernah ngerawat kucing. Mungkin kalau yang ketemunya kelinci, saya punya kandangnya.


Setelah diberi minum susu cair rasa strawberry, anak kucing yang imut akhirnya bisa tidur dengan nyenyak. Lucu sekali melihat nya tidur.




Heee...mudah-mudahan anak kucing ini bisa tumbuh dengan sehat. Walau ada teman yang bilang bahwa, anak kucing hanya akan dapat bertahan hidup hingga seminggu jika tanpa induknya, tapi saya yakin..saya bisa menggantikan induknya untuk sementara.. ^^)p
Read More