Labels

Labels

Labels

Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan

16 Desember 2009

I Love Penguin

Entah sejak kapan saya menyukai hewan bernama PENGUIN... Kalau diingat-ingat sih sejak kawan-kawan di SMA mengatakan bahwa gaya jalan saya yang mirip penguin.. Huffhh..

Iseng-iseng cari video PINGU yang ketika SD sering diputar di sebuah stasiun tv nasional. Film PINGU diputar dengan durasi yang singkat namun sangat menghibur. Pernah suatu ketika membaca di sebuah majalah, bahwa film (apa ya istilah yang lebih tepat) PINGU dibuat dengan menyatukan foto-foto gerakan tokohnya. Kenapa? Karena tokoh-tokohnya terbuat dari lilin. Wah, jadi tak bisa membayangkan bagaimana sulitnya membuat satu adegan saja.

Berikut adalah video-video PINGU kesukaan yang saya grab dari youtube ^_^








Read More

14 Agustus 2009

Cerita Biasa


Kemarin saya terlibat percakapan singkat dengan kawan satu kosan. Kebetulan saat itu saya sedang membawa kardus yang akan digunakan untuk memasukkan barang-barang pindahan. Ketika pintu terbuka, saya temui dia sedang bersiap keluar kamar. Percakapan pun di mulai :

Dia : Eh, nia beli kardus. Berapa harga semua nya?

Saya : (Diam sejenak) Hm… Mending kalau mau beli kardus jangan sekarang, lagi mahal karena sedang MPF (Masa Perkenalan Fakultas. red) jadi harganya 1000/kardus.

Dia : Oooh…. Untung aku udah beli.

Saya : Iya... (dengan lembut dan tersenyum)

Dia : Waktu itu aku beli nya 500 lho.

Saya : Iya... (masih dengan nada yang lembut dan senyum)

Dia : Kan lumayan juga gopek mah...

Saya : Iya... (masih sabar nih)

Dia : Sabar amat sih kamu?

Saya : Habis mau komentar apa lagi? Toh, buat apa menyesali yang telah terjadi.

Sadar atau tidak, sebenarnya komen tersebut dapat menimbulkan banyak pikiran negatif, terutama bagi saya yang mendapat komentar. Dampak yang paling besar adalah ketika timbul rasanya penyesalan. Uupss... Sungguh, penyesalan adalah satu tindakan yang sangat saya hindari. Dari percakapan di atas, saya mencoba menganalisa apa yang telah terjadi... Ketika saya bermaksud baik, dengan memberitahukan pada kawan saya itu untuk tidak membeli kardus di saat seperti ini, dan justru mendapat tanggapan yang tidak mengenakkan, pasti ada rasa sesal yang sedikit terselip. Merontokan kebahagian yang sempat ada dan hampir saja terganti dengan penyesalan. Apalagi ketika dia merongrong saya dengan pernyataan berikutnya.

Di lain hari, pernah juga saya mendapati komentar serupa :
A : Hape ku hilang... (sambil menangis dan tersedu)

B : Wah, hilang di mana?

A : Tadi hilang di jalan. Copet.

B : Ooh...Untung bukan hape ku yang hilang.

A : (Diam)

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin sering kita dapati hal seperti itu. Ketika kita mendapati hal yang tidak disukai, kemudian ada orang lain yang berkomentar ”Untung aku begini....” kemudian menimpali lagi ”Ga seperti kamu yang begitu....” Duh, sebenarnya bagi saya itu adalah komen yang sangat tidak penting. Sangat tidak membantu.

Ketika mendapat komen seperti ini, maka ada dua kemungkinan : 1) dia hanya bercanda, 2) dia tidak bisa memahami penderitaan orang lain. Tanda-tanda nya : untuk orang yang memang suka ucapkan itu biasanya dia akan tertawa setelah mengatakan nya, pun akan ada kalimat ”maaf, aku cuma becanda koq”. Namun, lain hal nya jika orang tersebut tidak memiliki kepekaan terhadap orang di sekitar nya (tipe 2), dia akan cenderung membalas komen kita dengan komen selanjutnya yang sebenarnya tidak penting hanya untuk menunjukan bahwa dia yang lebih unggul, lebih beruntung dan lebih yang lainnya.

Alangkah bijak nya jika kita mengetahui sesuatu, terutama jika itu terkait dengan orang lain, maka gunakan komentar yang baik pula. Bukan komentar yang menjatuhkan, bukan komentar yang seolah bagaikan nila merusak susu sebelanga atau bukan komentar yang menunjukan bahwa kita adalah orang yang lebih unggul. Kita tidak mengetahui, seberapa besar perjuangan yang kawan kita lakukan untuk bisa terus bertahan dalam kondisi seperti itu. Karena kita memang tidak ingin tahu. Kita terlalu mudah berkomentar, seringnya tanpa peduli dengan perasaan orang lain.

Seringkali kita menuntut orang lain untuk bersikap baik pada kita, namun seringkali pula kita tanpa sadar telah menyakiti hati orang lain. Sebelum meminta hak sebaiknya lakukan dulu kewajiban kita dengan mau sedikit saja menghargai perasaan orang lain. Ya Allah, jauhkanlah aku dari sifat seperti itu. Amin.

Untuk seorang kawan : Belajarlah untuk mau menghargai perasaan orang lain. Sedikit saja... ^^
Read More

12 Agustus 2009

Pernikahan Adalah Sekolah Cinta


Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab.

Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan, seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan suka cita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik, yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu, saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, "Hambaku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."


Saya bertanya, "Mengapa Tuhan?” Dan Ia menjawab, "Karena AKU adalah Tuhan, dan AKU adalah Kebenaran, dan segala yang AKU lakukan adalah benar."

Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?"

Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu, karena AKU tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu, jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak...."

Kemudian Ia berkata kepada saya, "Adalah lebih baik jika AKU memberikan kepadamu seseorang yang AKU tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.

Pasanganmu akan berasal dari tulangmu & dagingmu, dan engkau akan melihat sendiri dirimu sendiri di dalam dirinya. Dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerja sama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna, karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."

Ini untuk: yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah, dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.
Read More

ILALANG... OH... ILALANG...


Di sebuah tepian ladang, seorang anak memperhatikan ayahnya yang terus saja bekerja. Sang ayah terlihat menggemburkan tanah dengan cangkul, membaurkan pupuk di sekitar tanaman, dan membabat tumbuhan liar di sekitar ladang. Sesekali, sang ayah harus mencabut ilalang. Anak itu terus memperhatikan dengan heran.

“Kenapa ayah melakukan itu? Bukankah ilalang itu masih terlalu kecil untuk dicabut?” teriak si anak sambil berjalan mendekati ayahnya. Ia membawakan air yang baru saja ia tuang ke sebuah gelas kayu. Sambil tangan kiri menghapus peluh, tangan kanan ayah anak itu meraih gelas dari tangan kecil anaknya.

“Anakku, inilah pekerjaan petani. Kelak kamu akan tahu,” jawab sang ayah singkat. Setelah minum, petani itu memanggul cangkul di dekatnya. “Hari sudah sore! Mari kita pulang, Nak!” ucap sang ayah sambil meraih pundak anak lelakinya itu.


Sepulang dari ladang, petani itu sakit. Hingga beberapa hari, ia dan anaknya tidak bisa ke ladang yang jaraknya sekitar satu jam berjalan kaki, naik dan turun. Petani itu tampak gelisah. Ia seperti ingin memaksakan diri berangkat ke ladang.

“Ayah kenapa? Bukankah waktu itu ladangnya sudah ayah bersihkan, dipupuk, dan dipagar,” suara anak itu sambil membantu ayahnya bangun dari tempat tidur. “Itu belum cukup, Nak. Kelak kamu akan tahu!” ucap si petani sambil tertatih-tatih keluar rumah. Ia mengajak anaknya pergi ke ladang.

Setibanya di ladang, anak itu terperangah. Ia seperti tidak percaya apa yang dilihat. Hampir seluruh ladang ditutupi ilalang. Cabai dan tomat yang tumbuh mulai membusuk. Daun-daunnya pun dihinggapi ulat.

“Anakku, inilah yang ayah maksud tugas petani. Kini kamu paham, kenapa ayah gelisah. Karena seorang petani tidak cukup hanya menanam, menebar pupuk, dan memagar tanamannya. Tapi, ia juga harus merawat. Tiap hari, tiap saat!” jelas sang ayah sambil menatap sang anak yang masih terkesima dengan ilalang di sekitar ladang ayahnya.
**

Mereka yang terpilih Allah swt. sebagai pegiat dakwah, sadar betul kalau tugasnya begitu penting, mulia, dan sekaligus berat. Berat karena tugas itu tidak cukup sekadar menanam kesadaran, menebar sarana dakwah, dan memagari ladang dakwah dari terjangan angin dan hewan perusak. Lebih dari itu, ia harus merawat.

Seperti halnya ladang tanaman, ladang dakwah bukan benda mati yang akan lurus-lurus saja kalau ditinggal pergi. Tanahnya hidup. Udara di sekitar pun dinamis. Yang akan tumbuh bukan saja tanaman yang diinginkan, tanaman liar seperti ilalang pun akan tumbuh subur merebut energi kesuburan ladang. Belum lagi telur-telur hama yang hinggap ke daun tanaman setelah berterbangan digiring angin.

Pegiat dakwah persis seperti seorang petani terhadap tanamannya. Ia sebenarnya sedang berlomba dengan ilalang dan hama. Kalau ia tidak sempat merawat, ilalang dan hama yang akan ambil alih. Kelak, jangan kecewa kalau buah-buah tanaman yang akan dipetik sudah lebih dulu membusuk.
Read More

27 Mei 2009

Berhentilah Menjadi Gelas


Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya
belakangan ini selalu tampak murung.

"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.

"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk
tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang
murid muda.

Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan
gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana
yang diminta.


"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata
Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air
asin.

"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.

"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih
meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis
keasinan.

"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat
tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau."
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin
dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya
kepadanya, "Bagaimana rasanya?"

"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.

"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"

"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan
meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah
dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.
Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus
kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai
untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang
dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun
demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang
bebas dari penderitaan dan masalah."

Si murid terdiam, mendengarkan.

"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat
tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."
Read More

23 Mei 2009

Untuk Calon Suami Ku


WAHAI CALON SUAMIKU

ketahuilah…

sesungguhnya tidaklah aku ingin menikah melainkan karena aku tidak ingin mati dalam keadaan agamaku ini hanya setengah. [1]

dan tidaklah aku ingin menjadi orang yang menikah melainkan karena aku meyakini janji Alloh bagi orang yang menikah itu benar adanya.

tahukah kau bahwa setiap hubungan suami isteri yang halal itu adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala?! [2]

tahukah kau bahwa hanya dengan merengkuh tangan isteri maka berguguranlah dari jari jemari dosa-dosa?! [3]

dan tahukah kau bahwa bila seorang isteri meninggal dunia sementara suaminya dalam keadaan ridha padanya maka ia akan masuk surga?! [4]

dan bila semasa hidup dia taat kepada Alloh dan taat pula kepada suaminya maka ia boleh memasukinya dari pintu mana pun yang ia suka?! [5]

duhai, calon suamiku…

tidak lah aku ingin menjadi seorang isteri melainkan karena janji Alloh yang satu ini.

karena sesungguhnya aku takut mengetahui bahwa penghuni neraka itu kebanyakan wanita. [6]

dan hanya kepada Alloh aku berharap perlindunganNya dan petunjukNya di manapun aku berada.


wahai calon suamiku…

telah ditakdirkan Alloh bahwa akhirnya engkau memilihku.

semoga inilah perlindungan dan petunjuk yang Dia berikan agar aku bisa mendapatkan kebenaran janji Alloh itu…


namun, wahai calon suamiku,

aku ingin kau menyadari bahwa aku bukanlah makhluk yang sempurna seperti juga dirimu.

maka mengertilah bahwa setelah kita menikah nanti akan banyak hal baru yang akan sama-sama kita ketahui

insya Alloh, akan kujaga apa yang harus kujaga darimu,

dan kuharap kau pun menjaga apa yang harus kau jaga dariku. [7]



bila kau menemukan ketidaksukaanmu padaku karena kekuranganku

maka bersabarlah, calon suamiku…

karena kadang-kadang pada sesuatu yang tidak kau sukai, Alloh menjadikan kebaikan padanya. [8]

temukanlah kelebihan yang kau sukai dari diriku,

bukankah kau memiliki alasan mengapa kau ingin menikahiku?! [9]


tetapi, wahai calon suamiku…

bila ketidaksukaan yang kau temukan itu adalah karena kesalahanku,

maka nasehatilah aku, pisahkanlah tempat tidurku dan pukullah aku bila akhirnya aku meninggalkan kewajibanku. [10]

namun janganlah kau bermaksud menyakitiku hingga membahayakan hidupku karena aku adalah bagian dari dirimu. [11]

janganlah kau luruskan kebengkokanku, karena aku bisa patah [12]

tetapi berhati-hatilah terhadapku, karena aku bagaikan gelas kaca [13].

ingatlah bahwa manusia yang baik adalah yang baik pada keluarganya,

dan lelaki yang baik adalah yang baik pada isterinya. [14]



dan cukuplah engkau menjadikan aku seseorang yang patuh kepadamu dengan menjadi seseorang yang pantas aku patuhi.

sehingga aku mempunyai alasan mengapa aku harus berhias setiap hari,

dan mengapa aku harus menjaga diriku, kehormatan dan juga hartamu saat kau tidak ada di sisi… [15]

jadikanlah aku sebaik-baik perhiasan duniamu [16], hartamu yang paling berharga [17]…


-Kurnia-



*Footnote

1. Hadits Riwayat Al-Hakim, artinya: Barangsiapa menikah, maka dia telah menguasai separuh agamanya, karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.

2. Hadits Riwayat Muslim, artinya: dan kalian jima’ dengan isteri pun sedekah. Bukankah bila syahwat disalurkan pada tempat yang haram maka akan mendapatkan dosa? Maka demikian pula bila disalurkan pada tempat yang halal, maka akan mendapatkan pahala.

3. Riwayat Maisarah, artinya: Sungguh, ketika suami isteri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan keduanya dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan isteri (meremas-remasnya), berguguranlah dosa-dosa keduanya dari sela-sela jari-jemari.

4. Hadits Riwayat Ibnu Majah, artinya: Siapapun wanita yang meninggal dunia sedang suaminya meridhainya maka dia akan masuk surga.

5. Hadits Riwayat Ath Thabrani, artinya: jika seorang wanita mengerjakan shalat 5 waktu, berpuasa satu bulan penuh (Ramadhan), dan mentaati suaminya, maka hendaklah ia memasuki dari pintu surga manapun yang dia kehendaki.

6. Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Telah diperlihatkan api naar kepadaku, kulihat mayoritas penghuninya adalah kaum wanita.

7. (a) Hadits Ibnu Abi Syaibah, artinya: Di antara manusia yang paling rendah derajatnya di sisi Allah padahari kiamat adalah seorang suami yang jima’ dengan isterinya lalu menyebarkan rahasianya. (b) Hadits At Tirmidzi, artinya: dan hak kalian (suami) atas mereka (isteri) adalah mereka tidak mengajak orang yang kalian benci untuk mendatangi tempat tidur kalian serta tidak mengizinkan orang yang kalian benci memasuki rumah kalian

8. An Nisa’: 19, artinya: Dan bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

9. Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Seorang wanita dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, keturunanannya,, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.

10. An Nisa’: 34, artinya: Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya (meninggalkan kewajiban sebagi isteri), maka nasehatilah, pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menta’atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.

11. (a) Al-Hujurat: 10, artinya : Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara” (b) Hadits Riwayat: artinya : Perumpamaan kaum muslimin dalam cinta kasih, dan lemah lembut serta saling menyayangi antara mereka seperti satu jasad (tubuh) apabila satu anggotanya merasa sakit, maka seluruh jasadnya ikut merasa sakit.

12. Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Bersikap baiklah terhadap wanita. Karena mereka itu diciptakan dari tulang rusuk. Dan bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah yang paling atas. Kalau kamu berusaha meluruskannya, maka ia akan patah.

13. Hadits Riwayat Bukhari, artinya: Wahai Anjasyah, perlahanlah, sebab bawaanmu adalah gelas-gelas kaca.

14. (a) Hadits Riwayat At Tirmidzi dan Ibnu Majah, artinya: sebaik2 kalian adalah yang baik kepada keluarganya. (b) Hadits Riwayat Imam Hakim: artinya: sebaik-baik kalian adalah yang baik kepada isterinya

15. Hadits Riwayat Ahmad, artinya: Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang paling berharga? Yaitu wanita sholihah yang suaminya menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya.

16. Hadits Riwayat Muslim, artinya: Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah.

17. Lihat No. 15













Read More

22 Mei 2009

Durian Itu Enak Ga sich??


Bukan karena saya adalah penggemar durian hingga akhirnya memutuskan untuk memposting tulisan ini. Jujur, selama ini saya mencicipi durian hanya sedikitt..benar-benar sedikit. Dan itu pun hanya 2 kali. Ketika saya kelas 2 SD dan 3 SMP. Selebihnya, saya tidak pernah menyentuh buah yang terkenal akan bau dan rasanya yang khas ini. Bukan juga karena dulu ketika masa ospek mahasiswa, saya menjadi ketua dari kelompok "durian".
Iseng buka buku yang berjudul "Nabi Saja Suka Buah" karangan dr.Sunardi....

Dijelaskan beberapa khasiat durian bagi kesehatan :
a. Buah durian mengandung gula, vitamin C, potassium dan asam amino serotoninergic tryptophan yang tinggi. Durian merupakan sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang baik.

b. Sumber kalsium yang tinggi.

c. Di Malaysia, daun dan akar durian yang direbus untuk menurunkan panas, dengan cara diletakkan di dahi sebagai kompres.

d. Orang yang memiliki tekanan darah tinggi atau wanita hamil, disarankan untuk tidak mengkonsumsi buah durian.

e. Kepercayaan sebagian orang di Asia Tenggara bahwa buah durian mempunyai sifat menghangatkan guna menghasilkan keringat berlebih. Cara tradisional untuk mengatasinya adalah dengan menuangkan air pada tempat buah durian yang sudah dimakan kemudian diminum. Cara yang lain adalah makan buah durian bersamaan dengan buah manggis.

f. Orang-orang Jawa percaya bahwa buah durian mempunyai sifat aphrodisiac (yakni mampu meningkatkan gairah seksual)

Beberapa jenis durian yang dapat kita temui di Indonesia :

A. DURIAN MONTHONG atau yang biasa dikenal dengan nama DURIAN BANGKOK

Durian yang jadi incaran penggemar durian.Durian ini berasal dari Thailand. Tanaman Durian monthong merupakan tanaman genjah. Mampu berproduksi pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit asal sambung pucuk. Produksi buahnya cukup banyak. Mampu beradaptasi pada berbagai tempat. Sayangnya, tanaman ini tidak mempunyai ketahanan terhadap penyakit Phytophthora .sp. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir persegi. Durinya besar dan tersusun jarang. Bobot buahnya mampu mencapai 6 kg. Kulitnya tebal dengan warna hij au. juringnya ada 5. Warna daging buah ada yang kuning emas, ada pula yang krem. Dagingnya sangat tebal dengan rasa manis legit dan aroma harum sedang.

B. DURIAN PETRUK

Durian ini berasal dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah, dan telah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Bentuk buahnya bulat telur terbalik dengan kulit buah tipis (sekitar 3 mm) berwarna hijau kekuningan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan rapat. Daging buah berwarna kuning, berserat halus, agak lembek, dan rasanya manis sekali. Namun, aromanya tidak begitu tajam dan menyengat. Jumlah pongge per buah antara 5-10 dengan biji sempurna 5-10. Ukuran bijinya kecil dan berbentuk lonjong. Berat rata-rata buah antara 1-1,5 kg. Produksi buah berkisar dari 50-150 buah/ pohon/tahun. Durian ini relatif tahan penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

C. DURIAN MERAH


Ada yang pernah mencicipi durian merah? Durian berdaging merah ini merupakan durian liar yang ditemukan di hutan kalimantan. Sama halnya dengan durian lainnya, durian ini mempunyai kulit berduri dan aroma durian yang sangat khas dan menyengat. Yang membuatnya berbeda adalah warna dari daging buahnya yang berwarna merah dan kebanyakan durian ini dikonsumsi oleh burung. Denger2 katanya lebih enak dari Durian biasa lho..

D. DURIAN SUNAN

Durian ini berasal dari daerah Gendol, Boyolali, Jawa Tengah. Karenanya, sering disebut sunan gendol. Bentuk buahnya bulat telur terbalik. Kulit buah berwarna hijau kecokelatan. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan susunannya jarang. Kulit buahnya kurang dari 5 mm dan mudah dibelah-belah. Daging buah berwarna krem, sangat tebal, kering berlemak, dan berserat halus. Aromanya harum tajam dan rasanya manis. Jumlah pongge per buah ntara 20-35 buah. Jumlah biji sempurnanya hanya 1-2. Biji berbentuk lonjong dan berukuran kecil. Berat rata-rata buah antara 1,5-2,5 kg. Produktivitas mencapai 200-800 buah/pohon/ tahun. Durian ini mempunyai daya tahan yang baik terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah.

E. DURIAN SITOKONG

Durian yang telah dilepas sebagai varietas unggul nasional ini berasal dari Ragunan, Pasarminggu, Jakarta. Bentuk buahnya bulat panjang dan berwarna hijau.

F. DURIAN SUKUN

Durian unggul ini berasal dari daerah Gempolan, Karanganyar, Jawa Tengah. Bentuk buahnya bulat panjang dan warnanya kekuningan. Tebal kulit buahnya lebih dari 10 mm. Durinya berbentuk kerucut, kecil, dan tersusun rapat. Daging buahnya berwarna putih kekuningan, sangat tebal, kering berlemak, dan bertekstur lembut. Rasanya manis dengan aroma harum. Jumlah pongge antara 5-15. Hampir semua pongge tersebut penuh dengan daging buah. Jumlah biji sempurnanya rata-rata hanya sebuah. Ukuran bijinya kecil dan bentuknya lonjong. Bobot buahnya mencapai :Z,S3 kg/buah. Produktivitasnya cukup baik, antara 100-300 buah/pohon/tahun. Daya tahannya terhadap penyakit busuk akar dan hama penggerek buah cukup baik.

G. DURIAN NIAS

H. DURIAN RAJA KUNYIT
Hm....semoga info nya berguna bagi yang senang makan durian... ^^)p
Read More

20 Mei 2009

10 Bencana Alam Paling Mematikan di Dunia

Beberapa waktu lalu, setelah selesai menonton film "KRAKATOA : The Last Day" saya tertarik untuk mencari tau mengenai bencana alam paling dahsyat yang telah terjadi di dunia ini. Ketika mampir ke blog seorang teman, saya menemukan artikel ini. Semoga bermanfaat.

10. Gempa Aleppo (230.000 korban tewas)


Aleepo berlokasi di sepanjang bagian utara sistem patahan geologis Dead Sea Transform yang merupakan batas dari lempeng Arab dan lempeng Afrika. Gempa bumi yang terjadi merupakan yang pertama dari dua gempa beruntun di wilayah tersebut, yaitu pada bulan Oktober 1138 hingga Juni 1139 dan gempa beruntun lainnya yang lebih kuat terjadi pada bulan September 1156 hingga Mei 1159.
Yang terkena dampak paling parahnya adalah wilayah Harim, dimana para Crusaders disitu membangun sebuah benteng yang besar. Berbagai sumber menyebutkan bahwa istana di situ hancur beserta rumah-rumah ibadatnya. Kubu pertahanan Atharib, yang kemudian diduduki kaum Muslim, turut hancur. Benteng pun juga rubuh dan menewaskan 600 penjaga istana, meski gubernur dan beberapa pelayannya selamat dan mengungsi ke Mosul.

9. Gempa Bumi dan Tsunami di Sumatra (korban tewas 230.000)


Inilah bencana alam paling mematikan di awal abad 21. Gempa bumi ini, di kalangan ilmuwan disebut sebagai gempa bumi Sumatra-Andaman, merupakan gempa bumi bawah laut yang terjadi pada jam 00:58:53 UTC (07:58:53 pagi waktu setempat) pada tanggal 26 Desember 2004 dengan episentrum di lepas pantai barat Sumatra, Indonesia. Gempa bumi dahsyat ini memicu tsunami di sepanjang pantai-pantai yang berbatasan dengan Samudera Hindia dan menimbulkan korban yang sangat besar dan menghancurkan pemukiman-pemukiman di dekat pantai.






Gempa ini pada awalnya tercatat berkekuatan 9.0 skala Richter, tetapi kemudian meningkat antara 9,1 dan 9,3. Dengan kekuatan seperti ini menjadikannya gempa bumi terdahsyat kedua yang pernah direkam di muka bumi (gempa dengan kekuatan terbesar adalah gempa Valdivia tahun 1960). Gempa sedahsyat ini mampu membuat seluruh planet bumi bergetar hampir setengah inch atau lebih dari satu sentimeter. Di Aceh, Indonesia, lokasi dimana sebagian besar korban jiwa berasal bahkan hingga beberapa bulan setelah hantaman tsunami, maya-mayat korban tsunami masih ditemukan dimana-mana.

8. Jebolnya Bendungan Banqiao, Cina (korban tewas 231.000)


Bendungan Banqiao didesain untuk menghadapi prediksi banjir 1000 tahunan atau sekali tiap 1000 tahun (saat curah hujan dprediksi mencapai 306 mm per-hari). Hingga pada bulan Agustus 1975 terjadi bencana banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tidak pernah berhenti sepanjang lebih dari setahun. Pintu-pintu air akhirnya tidak mampu menampung luapan air, sebagian disebabkan sedimentasi. Akibatnya bendungan jebol di 64 titik.
Setelah akhirnya jebol, gelombang besar menyapu area di bawahnya dengan tinggi gelombang mencapai 3-7 meter dengan kecepatan 51 kilometer pe jam. Gelombang ini menyapu area hampir sepanjang 55 kilometer dan menciptakan danau besar sementara seluas 12.000 km persegi. Evakuasi berjalan sangat lambat dikarenakan kondisi cuca dan buruknya komunikasi.

7. Gempa Bumi Tangshan (242.000 tewas)


Gempa bumi Tangshan nerupakan salah satu dari gempa bumi terdahsyat di era moderen dilhat dari jumlah korbannya. Episentrum gempa berada di dekat Tangshan, Hebei, Cina, sebuah kota industri yang dihuni sekitar sejuta penduduk. Gempa terjadi pada pukul 03:42:53.8 waktu setempat (1976 July 27 19:42:53.8 UTC) dan berlangsung selama 15 detik. Sumber resmi pemerintah Cina mencatat kekuatan gempa 7,8 skala richter meski beberapa sumber menyebutkan hingga 8,2. Gempa ini merupakan gempa pertama dalam sejarah dunia moderen yang menghantam sebuah kota besar.
Pemerintah RRC menolak bantuan dunia internasional dan dikritik karena lambatnya penanganan. Keadaan ini turut menyumbang terjadinya perubahan politis hingga pada akhirnya mengakhiri revolusi budaya bangsa Cina yang tertutup.

6. Banjir Kaifeng - 1642, Cina (Korban tewas: 300)

Kaifeng, di masa kini.

Kaifeng, sebuah kota di provinsi Henan bagian utara, RRC, berlokasi di sepanjang tepian selatan Yellow River dihantam banjir dahsyat yang di sengaja dibuat oleh pasukan Kaisar Ming untuk mencegahnya di ambil alih oleh petani pemberontak pimpinan Li Zicheng. Setengah dari 600.000 ribu penduduk Kaifeng tewas akibat tersapu banjir dan juga karena kelaparan dan wabah penyakit yang menyertainya. Peristiwa ini tercatat merupakan sebuah strategi perang paling mematikan dalam sejarah (termasuk dalam genocide sistematis) dan kedua terbesar menelan korban manusia pada masanya.
Banjir ini juga mengakhiri masa emas kaum Yahudi yang dikatakan pernah mendiami Cina antara tahun 1300 hingga 1642. Menjelang bencana banjir ini populasi Yahudi di Cina sudah mencapai 5000, kebanyakan di Kaifeng.


5. Topan India - 1839, India (Korban tewas: 300,000+)

Lokasi dekat Corina

Tahun 1839, gelombang pasang setinggi 40 kaki yang disebabkan oleh topan dahsyat menyapu kota pelabuhan di Coringa mengakibatkan setidaknya 20.000 rumah hancur dan 300.000 orang tewas. Ini bukan bencana pertama yang terjadi di Coringa: tahun 1789 terjadi tiga kali gelombang pasang yang juga disebabkan oleh topan dan menghancurkan kota di mulut sungai Ganga itu serta menenggelamkan hampir semua kapal-kapal dan mengakibatkan tewasnya 20.000 orang.

4. Gempa Bumi Shaanxi - 1556, Cina (Korban tewas: 830.000)

deformasi akibat gempa Shaanxi

Musim panas di tahun 1556, terjadi gempa bumi Shaanxi atau gempa bumi Hua County, dan merupakan gempa paling mematikan yang pernah dicatat dan menimbulkan korban tidak kurang dari 830.000 jiwa. Lebih dari 97 wilayah di Provinsi Shaanxi, Henan, Gansu, Hebei, Shandong, Hubei, Hunan, Jiangsu dan Anhui merasakan akibatnya. Di beberapa wilayah tersebut bahkan kehilangan 60 persen pupulasinya. Kebanyakan dari korban tinggal di "yaodong", gua-gua tinggal buatan yang runtuh akibat bencana. Gempa ini tercatat berkekuatan 8,3 skala Richter dan merupakan gempa kelima terdahsyat dilihat dari kekuatannya, meski dilihat dari jumlah korbannya merupakan gempa bumi yang paling mematikan.
Dikatakan gempa ini menyebabkan gunung-gunung dan sungai-sungai berubah posisinya, jalan-jalan hancur, dataran yang menyembul keluar membentuk bukit baru, atau dataran yang ambles membentuk lembah. Rumah-rumah, tempat-tempat peribadatan dan batas-batas kota runtuh seketika.


3. Topan Bhola - 1970, Bangladesh [Korban Jiwa: 500.000 - 1.000.000]


Tanggal 12 November 1970 topan Bhola yang merupakan topan tropis yang ganas menghantam Pakistan Timur (sekarang Bangladesh). Topan ini merupakan badai topan tropis paling mematikan yang pernah tercatat di muka bumi dan salah satu bencana terdahsyat di era moderen. Lebih dari 500.000 orang tewas dan kebanyakan diakibatkan oleh banjir di pulau-pulau berdataran rendah di sekitar delta sungai Ganga. Penanganan yang buruk oleh pemerintah Pakistan Timur saat itu sangat buruk dan menuai kritikan keras dari dunia internasional.
Topan ini mulai berubah menjadi badai tropis yang ganas pada 11 November dan mulai berbelok ke timur laut saat mendekati ujung teluk. Badai ini bergerak hingga kecepatan 185 km/jam dan menyebabkan hancurnya garis pantai Pakistan Timur dalam semalam tanggal 12 November dibarengi oleh naiknya gelombang pasang.

2. Banjir Sungai Kuning (Yellow River) - 1887, Cina [Korban Jiwa: 900.000 - 2.000.000]

Sungai Kuning (Yellow River)

Yelow River (Huang He) di Cina ssat itu menjadi rawan banjir akibat perluasan besar-besaran wilayah daratan di sekitarnya. Tahun 1887 Yellow River meluap dahsyat dan membanjiri wilayah-wilayah tersebut dan mengakibatkan tewasnya antara 900.000 hingga 2.000.000 orang. Bencana alalm ini tercatat sebagai salah satu yang paling mematikan yang pernah terjadi di muka bumi. Selama berabad-abad, para petani yang tinggal di sekitar Yellow River telah membuat bendungan-bendungan untuk menampung luapan air yang disebabkan akumulasi endapan di dasar sungai. Pada thaun 1887, naiknya air laut dan hujan deras yang berlangsung terus menerus selama berhari-hari menyebabkan bendungan-benfungan itu meluap menimbulkan banjir besar dimana-mana. Air bah dari Yellow River diperkirakan menghantam melalui bendungan-bendungan di Huanyankou, dekat kota Zhengshou di provinsi Henan.
Karena datarannya yang relatif rendah, banjir ini menyebar cepat menyeberang ke Cina bagian utara, melubgkupi area seluas 50.000 mil persegi, menyapu daerah-daerah pertanian dan pusat-pusat bisnis. Setelah banjir, dua juta orang kehilangan tempat tinggalnya. Wabah penyakit dan minimnya persediaan bahan pokok ikut menambah banyak daftar korban tewas.


1. Banjir Yellow River - 1931, Cina [Korban tewas: 1.000.000 - 4.000.000]

Pengungsi akibat meluapnya Sungai Kuning (Yellow River)
Bencana banjir di Yellow River (Huang He) tahun 1931 hingga saat ini tercatat sebagai bencana alam paling mematikan dalam sejarah umat manusia dan juga dalam abad 20 (jika pandemik yang menyertainya tidak dihitung). Perkiraan jatuhnya korban jiwa adalah sebanyak 1 juta hingga 4 juta nyawa. Kematian dalam jumlah yang luar biasa itu tidak hanya dikarenakan hanyut atau tenggelam disapu banjir, tapi juga akibat wabah penyakit dan kelaparan.
Antara bulan Juli dan November, beberapa wilayah daratan seluas 88.000 km persegi seluruhnya dilanda banjir, dan sekitar 21.000 km persegi lainnya hanya bagian tertentu saja yang disapu banjir. Hingga saat ini Yellow River (SUngai Kuning) di Cina ini sering disebut sebagai "Derita Cina (China's Sorrow) karena telah menelan jutaan korban jiwa manusia akibat banjir.
Read More

06 April 2009

KUCING NYA NIA (Eps. 4)

Saya sedang sedih..Oleh karena itu, sedang tidak ingin posting blog. Banyak yang terjadi, dan semua itu membuat saya ingin berhenti sejenak dari ritme rutinitas ini. Hm....apa sebab saya sedih?

Hal itu dikarenakan MICHAN, kucing saya yang baru berusia kurang lebih 2 minggu, mati. Sungguh membuat saya terpukul. Bagai kehilangan seorang teman. Tapi, mungkin itulah yang terbaik bagi michan...
Read More

04 April 2009

KUCING NYA NIA (Eps. 3)

Lalalalalaala...

Michan sudah mulai besar. Alhamdulillah.

Mata nya kian dapat melihat, tubuhnya pun sudah mulai berisi.

Setiap saya keluar menuju teras, pasti michan yang sedang tidur bisa langsung bangun.

Sepertinya sudah ada ikatan batin.

Ibarat anak yang merindukan ibunya. hihihihi...

Sekarang michan semakin pintar bergaya kalau difoto ^^)p







Lucu dan imut kan...
Read More

27 Maret 2009

KATARAK

”Duh..malas nya harus kembali ke Bogor” begitu pikir saya hari Kamis lalu (19/3). Sepertinya karena sudah karena terlalu lama berada di rumah (kawasan Ciledug), malas naik angkutan umum dan enggan menghadapi macet, saya memutuskan untuk seminggu lagi berada di rumah.... ^^)p

Namun, sebenarnya di balik absennya saya di Bogor, lebih dikarenakan keadaan ibu yang membutuhkan pemantauan penuh pasca operasi mata (Katarak). Hal ini membuat akses saya untuk pergi jadi semakin terbatas, termasuk untuk sekedar pergi ke warnet.

Di sini saya hanya ingin membagi informasi kepada kawan semua mengenai katarak, penyakit mata yang ditakuti. Banyak yang bilang bahwa katarak hanya akan menyerang orang lanjut usia (soalnya kalau saya menemani ibu saya berobat, umumnya yang datang di klinik mata adalah orang-orang tua), padahal anak muda seperti kita pun dapat terserang.



APAKAH KATARAK?

Katarak adalah kekeruhan lensa mata, di mana lensa yang normal seharusnya bening. Kekeruhan lensa ini yang menyebabkan penglihatan buram. Mungkin bisa dibayangkan seperti melihat melalui kaca jendela yang bening, di mana penglihatan akan terganggu jika kaca berkabaut karena embun.

Sering terjadi salah pengertian tentang katarak, di mana katarak :
- Bukan merupakan selaput yang menutupi mata.
- Bukan akibat penggunaan mata yang terlalu berlebihan.
- Bukan suatu kanker.
- Tidak bersifat menular.
- Tidak menyebabkan kebutaan yang permanen akan tetapi dapat diatasi dengan operasi.

Gejala yang umumnya dialami oleh penderita katarak adalah :
- Penurunan ketajaman penglihatan tanpa disertai.
- Silau.
- Ukuran kacamata menjadi lebih sering berubah.
- Perlu cahaya terang untuk membaca.
- Semakin rabun pada senja hari.

Beratnya kekeruhan lensa akibat katarak bervariasi, di mana kalau kekeruhan tersebut tidak persis di tengah lensa, mungkin gangguan penglihatan tidak begitu nyata.

APA PENYEBAB KATARAK?

Penyebab Katarak yang paling sering adalah usia tua (degenerasi lensa). Penyebab lainnya :
- Riwayat keluarga.
- Penyakit seperti diabetes (sakit gula).
- Trauma (cedera) mata.
- Penggunaan oabat-obat seperti steroid.
- Paparan sinar matahari (ultraviolet) yang berlebihan.
- Pernah operasi mata sebelumnya.

CARA PENGOBATAN KATARAK?

Operasi merupakan jalan satu-satunya untuk mengatasi katarak. Jika kekeruhan lensa masih ringan, cukup diatasi dengan kacamata.
Belum ada obat, obat tetes, vitamin, atau alat yang dapat mengobati katarak.
Operasi katarak dilakukan jika penglihatan yang buram sudah menganggu pasien, misalnya sulit membaca, menyetir kendaraan, atau nonton TV; jadi tidak harus menunggu sampai katarak matang.

Keputusan untuk operasi adalah berdasarkan hasil pemeriksaan dokter mata dan keluhan penglihatan penderita.

HARAPAN SETELAH OPERASI KATARAK?

Di Indonesia, operasi katarak dilakukan sekitar 50.000 kasus per tahun, di mana lebih dari 90% tidak mengalami komplikasi operasi.

Operasi dilakukan dengan anestesi lokal (tidak harus bius umum) dan tidak perlu menginap di rumah sakit. Lensa yang keruh dikeluarkan, lalu diganti dengan lensa tanam buatan. Lensa tanam ini dimasukkan ke dalam mata jika tidak ada komplikasi operasi, dan dapat digunakan seumur hidup.

Dokter mata melakukan operasi dengan mikroskop, karena alat operasi dan benang yang kecil. Pada katarak yang tidak terlalu keruh, operasi juga bisa dilakukan dengan mesin fakoemulsifikasi.

LASER tidak bisa untuk operasi katarak, tetapi digunakan setelah operasi katarak, kalau kapsul lensa juga mengalami kekeruhan. Hal ini disebut sebagai katarak sekunder. Katarak sekunder dialami oleh 20% dari penderita yang telah dioperasi katarak. Biasanya terjadi antara 3 bulan sampai puluhan tahun kemudian.

Sumber : Brosur tentang KATARAK dari sebuah rumah sakit ternama di Jakarta Selatan.

Alhamdulillah, kini keadaan ibu sudah mulai membaik, sehingga saya jadi tenang untuk meninggalkan beliau lagi. Mohon doanya ya.

Saran saya untuk semua orang yang membaca ini : Jangan pernah menantang atau melihat ke arah matahari. Akan lebih baik jika Anda menutup mata dengan kacamata anti UV. Karena diketahui bahwa UV yang ada dalam sinar matahari dapat memperkeruh lensa mata yang merupakan penyebab utama terjadinya katarak.
Read More

KUCING NYA NIA (Eps. 2 )

Sudah beberapa hari sejak anak kucing itu ditemukan, akhirnya hari Senin (17/3) saya putuskan untuk memberi nya nama. Bingung milih nama, akhirnya terbesit lah kata "mimi". Awalnya ini karena ibu yang senang bilang "Kucingnya lagi mimi". Nah, karena saya suka menambahkan kata "chan" pada nama-nama teman terdekat, akhirnya saya putuskan untuk memberinya nama "mimi-chan" yang akhirnya disingkat menjadi "michan". Sekarang kucing saya bernama MICHAN.

Tiba-tiba ibu iseng mengambil gambar ketika saya sedang "menyusui" michan... Ternyata michan imut juga ya. Masih kecil sih, coba nanti kalau udah besar. Cara menyusui michan adalah melilitkan kain ke seluruh tubuhnya. Jadi kalau bayi manusia, seperti dibedong gitu. Gunanya sih agar tangan dan kaki nya michan tidak bergerak-gerak (Hihi..saya kejam ga sih?) Toh, michan tetap minum dengan laap dibandingkan jika dia tidak dibedong. Langsug deh mulutnya yang berbunyi "nyot-nyot" sepertinya sudah sangat senang dan rakus menikmati susu nya. Oiya, sekarang susu yang saya gunakan adalah susu sapi murni yang tawar, bukan yang rasa strawberry lagi.



Sayangnya, michan belum bisa melihat. Pun jalannya juga masih "aneh" tidak seperti kucing dewasa. Saya pun bingung, apa perkembangan kucing memang seperti? Atau hanya michan yang seperti itu?





Walaupun michan belum bisa melihat, dia tau banget kalau saya datang. Kalau micahan udah nangis, pasti saya langsung kasih susu dengan dotnya. Michan..michan..i love u s o much.
Read More

KUCING NYA NIA (Eps. 1 )

Menghabiskan waktu di rumah tanpa ada pekerjaan yang berarti rupanya cukup membuat saya bosan. Mau mengerjakan skripsi, tapi tak ada ide. Mau bikin kerajinan tangan lagi, malas nya luar biasa. Jadilah saya melakukan latihan untuk menjadi ibu RT yang baik dengan melakukan semua pekerjaan rumah mulai dari masak, mencuci pakaian, menyapu dan mengepel, membersihkan taman dan memotong rumput serta mencuci perlengkapan dapur, pokoke semuanya saya kerjakan.

Sudah beberapa hari sejak ibu masuk RS (2/3), di plafon dapur terdengar bunyi berisik, saya sih tidak terlalu menghiraukan bunyi itu. Mungkin hanya kucing atau tikus yang sedang main-main. Hingga hari Kamis (13/3) bunyi itu kian jelas, namun kali ini terdengar bunyi anak kucing yang mengeong pada induk nya. ”Hm..ada kucing yang melahirkan rupanya” pikir saya. Terdengar suara ”gedebak-gedebuk” kemungkinan besar sih sang ibu sedang memindahkan anak-anak nya ke tempat yang lebih nyaman.

Namun, beberapa hari berlalu, ada satu ekor anak kucing yang tertinggal. Entah apa karenaa induknya sengaja, lupa akan anak yang satunya, atau malah dia lupa akan jalan masuk ke plafon rumah saya. Bagaimana pun alasan nya, seekor anak kucing itu terus mengeong mencari induk nya karena kehausan.

Pusing karena siang malam mendengar anak kucing yang terus mengeong, ibu memutuskan untuk mengeluarkannya dengan meminta bantuan tukang air yang lewat. Yah....akhirnya, anak kucing itu keluar juga. Sayangnya, dia terus menerus mengeong karena lapar. Saya yang sama sekali belum pernah memelihara kucing bingung harus berbuat apa...



Karena kasihan, akhirnya terpaksa saya rawat deh...Padahal ibu di rumah dah ngomel-ngomel agar saya membuang kucing itu. Tapi yah mau gimana lagi, wong kucingnya juga belum bisa apa-apa, masa harus dibuang.



Hingga akhirnya seorang teman datang ke rumah dan memberikan ide untuk membuatkan dot dari botol bekas obat tetes mata.


Rumah nya pun hanya dari kardus bekas air mineral. Huhu..abis nya ga pernah ngerawat kucing. Mungkin kalau yang ketemunya kelinci, saya punya kandangnya.


Setelah diberi minum susu cair rasa strawberry, anak kucing yang imut akhirnya bisa tidur dengan nyenyak. Lucu sekali melihat nya tidur.




Heee...mudah-mudahan anak kucing ini bisa tumbuh dengan sehat. Walau ada teman yang bilang bahwa, anak kucing hanya akan dapat bertahan hidup hingga seminggu jika tanpa induknya, tapi saya yakin..saya bisa menggantikan induknya untuk sementara.. ^^)p
Read More

13 Januari 2009

BUKU GUDANG ILMU

Sejak kecil saya senang membaca buku. Entah buku apa saja, saya suka. Mulai dari buku agama, hingga buku tentang politik (asal tidak terlalu berat) saya suka. Setiap bulan saya menargetkan bahwa ada 1 buku yang saya beli. Nah, Alhamdulillah di bulan Januari ini saya dapat rezeki berlebih *abis menang lomba PKMI nih...* akhirnya, rezeki yang didapat setelah disisihkan untuk kepentingan lain, sisanya saya belikan buku *Senangnya* Tadi siang kebetulan saya mampir ke Gudang Buku (salah satu toko buku di IPB) Dan ternyata, sedang ada obral buku murah..Wuih, intip-intip dan akhirnya saya membeli beberapa buku *Paling ga nahan emang kalau dah berurusan dengan buku..Pengen dibeli semua*
Hmm, postingan yang ga penting memang, yah..sebenarnya posting ini karena bulan ini (padahal baru pertengahan bulan) saya sudah bisa membeli buku dengan uang saya sendiri sebanyak ini...Alhamdulillah..
Berikut adalah buku-buku yang saya beli bulan ini...



Buku ini saya beli karena materinya berhubungan dengan penelitian saya yaitu tentang pemupukan. Awalnya, selama beberapa minggu bolak-balik Jakarta-Bogor hanya untuk pinjam buku ini ke Perpustakaan Umum Jakarta Selatan. Setelah saya pikir, daripada terus menerus pinjam buku, lebih baik beli sendiri. Eh, ternyata tidak mudah memperoleh buku ini di toko buku. Akhirnya, meluncurlah saya ke agen pemasarannya langsung di daerah Bintaro :)

Ini sekalian saya beli ketika mampir ke agen Agromedia Pustaka di Bintaro. Sesuai dengan minat saya, dunia pengobatan dengan cara herbal. Deuh..Pengen jadi herbalis rasanya. Doakan yah.

Minat yang lain lagi..Kerajinan tangan. Pengen beli buku ini sejak bulan Desember, tapi baru tercapai sekarang. Ya tidak apa-apa. Dulu waktu kecil pernah usaha ini, tapi baru yang masih sederhana polanya. Maka dari itu, ketika lihat buku ini di toko buku, jadi antusias. Eh, sekarang malah kecipratan orderan pesanan gelang dari teman2 sekelas. Senangnya, jadi bisa balik modal deh. Nanti, bisa buat beli buku lain. Alhamdulillah.

Pijat memijat..Salah satu keahlian saya. Insya Allah, selama liburan nanti, saya akan intensif belajar pijat refleksi. Agar saya bisa mengobati orang2 yang saya sayangi.

Maryamah Karpov..Akhirnya, Alhamdulillah, setelah berjuang mengumpulkan uang, akhirnya saya dapat membeli buku yang satu ini. Karena di antara buku yang lain, buku Andrea Hirata yang terakhir ini memang cukup menguras kantong. Padahal waktu itu ada teman yang menawarkan diri untuk membelikan saya buku ini, sepertinya dia miris melihat saya yang bolak balik lirik buku itu *Abis harga nya mahal ternyata, uang saya saat itu belum cukup* Tapi, ada baiknya teman saya tidak membelikan ya, karena saya jadi lebih merasa bangga punya buku ini, karena saya membelinya dengan uang saya sendiri.

Penasara dengan teknik kerajinan tangan yang satu ini. Teknik kerajinan yang belum saya kuasai. Merajut...Ingin sekali bisa merajut sesuatu. Entah apa saja yang dapat digunakan orang lain. Suatu saat saya pasti bisa. Bersemangat lah.




Buku yang saya beli hari ini di Gudang Buku, IPB ketika ada obral buku murah. Lumayan. Walau murah tapi berkualitas.

Pada dasarnya semua buku, apapun itu pasti akan memberikan banyak pelajaran berharga. Semoga buku2 yang telah saya beli kali ini dapat membantu saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Amin.
Read More